HARRY POTTER AND THE BACTERIA FORMULA MILK
just 4 fun
Harry Potter! Sebuah judul novel dan film yang sangat terkenal di dunia. Cerita yang mempunyai banyak sekali penggemar, tetapi sayang, sekuel lanjutan
"The Deadly Hallows" sudah tidak bisa dinikmati para pecinta bioskop tanah air. Ah baiklah kalau begitu, daripada senewen... ini adalah sebuah kisah singkat dari salah satu sekuel film Harry Potter yang lahir melalui imajinasi liar ini.kebetulan, cocok sekali dengan suasana dan lingkungan para penggemar Harry Potter di Indonesia. So, jangan lewatkan! Baca, dan tontonlah filmnya nanti dalam imaji masing-masing, hehehe
HARRY POTTER DAN SUSU FORMULA BERBAKTERI
Sekuel ini lahir dari sebuah kisah dimana Harry Potter baru saja memasuki sekolah penyihir
Hogwarts. Mas Harry yang masih kecil bin imut-imut masih sedikit trauma atas sebuah penyerangan perdana oleh salah satu antek
Lord Voldemorts. Dimana pasca kejadian itu, ia tampak agak bingung... agak resah dan gelisah... sampai jadi kurang gizi! Tak ayal, kejadian ini pun mengundang rasa iba dari dua teman akrabnya
Ron dan
Hermione, plus dengan Mbah
Dumbledore sang kepsek. Mereka mencoba mendekati dengan harapan Mas Harry curhat,tapi ternyata semua usaha itu gagal my friend! Mas Harry-nya tetap diam seribu bahasa, harus dicari jalan keluar agar dia bisa bahagia kembali.
Banyak sekali cara yang telah dilakukan Ron, Hermione, Hagrid, Dumbledore, dkk untuk membuat Harry Potter tersenyum. Ron mengajaknya nonton film layar tancep dikeluarahan, tapi ternyata Harry Potter tidak suka film "Satria Bergitar"! Hermione dengan inner beauty-nya ngajak Harry pergi ke salon, eh... dia malah kabur gara-gara rambutnya mau dipotong mohawk!
Hagrid juga gagal untuk mengangkutnya pergi lihat komodo (kata Mas Harry, Komodo sudah terancam tidak masuk nominasi keajaiban dunia). Apalagi Dumbledore, jangankan berhasil ngajak main catur... tuh anak malah ngabur lagi! Dia pergi ke warnet untuk main game online, cuy! So, Semua usaha dari mereka sia-sia! Lalu apalagi yang bisa membuat Mas Harry Potter ceria kembali???
Pikir punya pikir, analisis demi analisis pun dikeluarkan! Harry Potter harus bahagia, layaknya pasangan Anang dan Ashanti. Kemudian... akhirya
Prof. Snape pun memberikan sebuah ide pada Dumbledore :"Mister, gini aja... suruh dia main
Quidditch! Buka kejuaraannya, sapa tahu dia pengen jadi juara tahun ini!".Jawab Dumbledore :"Waduh, mancap juga ide lo! Ok deh cuy!" Naaah setelah ide itu disetujui, barulah pada akhirnya turnament Quidditch pun dimulai! Sampe-sampe
Malfoy yang rada sentimen pun mengkel, dan menggerutu sinis. "Alah tuh bocah, broken heart aja kok pake bikin heboh satu sekolah sih!?!? Maklum brohters, Malfoy pada saat ini sedang tergila-gila dengan sinetron para remaja di TV.
"JRENG!!!"
Akhirnya, kejuaraan Quidditch pun dimulai! Semua asrama mulai dari
Gryffindoor sampai
Slytherin pun berkemas dan mempersiapkan jagoannya masing-masing! Tak terkecuali Harry Potter, dia harus ikut, karena tugasnya sebagai seorang seeker. Beruntung disaat itu tim dari Gryffindoor tidak sedang dilanda dilema peralihan kepemimpinan, sehingga proses pemilihan para atletnya menjadi tidak terganggu. Pertandingan pertama ini harusnya tidak disia-siakan dari para sahabat Harry Potter untuk mentrigger agar dia bisa menjadi normal kembali. Pertandingan pun dimulai, lalu terbanglah Harry dengan
Nimbus 2000 kesayangannya itu!
"WUSSSH!!!!"
Harry Potter dkk melesat! Orang-orang berteriak: "Gryffindoor selalu terdepan!". Lalu dibalas dari teriakan dari yang lain :"Slytherin memang tiada duanya!". Pertandingan itu berlangsung seru sampai para wartawan dari seluruh penjuru negeri sihir harus meliput! Mereka berharap akan menemukan aksi-aksi menarik di lapangan, tapi ternyata mereka mendapat pemandangan yang lebih menghebohkan dari itu. Mereka hampir tak percaya dengan apa yang mereka temukan. Di bangku penonton, persis daerah VVIP, ternyata telah duduk seseorang yang sangat jahat dan seharusnya berada di rutan Azkaban! Orang itu bernama
Gajous Trantanz (tokoh baru)! Dia adalah seorang anak buah lainnya dari Lord Voldemort sekaligus anggota perkumpulan
Death eaters. Ron dan Hermione pun ikut panik melihat orang ini, lalu mereka putuskan untuk pergi dari bangku penonton. Lalu bagaimana dengan Harry Potter? Celaka! Harry Potter terlihat kehabisan tenaga dalam permainan itu!
"Ron! Mampus deh, lo lihat kan!?! kenapa Gajous ada disini!?!"
"Bukan kali Her! Gajous itu rambutnya nggak panjang!"
"Goblok lu! Bisa aja dia pake rambut palsu! Mikir dong coy!"
Itulah perdebatan Ron dan Hermione sambil tergopoh-gopoh turun. Sementara itu, di lapangan Harry Potter nampak tersiksa dan hampir mati! Lalu Dumbledore juga tidak mau tinggal diam. Ia menyuruh panitia untuk menghentikan pertandingan, kemudian mempersiapkan untuk evakuasi penonton dan siapa saja yang hadir disana. Kepanikan terjadi, tapi berkat profesor Snape... semuanya berhasil ditenangkan dan Gajous pun hilang semerta-merta dari bangku peredaran!
"Snape! Coba elu cek, jangan-jangan Gajous lari ke kamar rahasia kita!!!"
"Busyet pak, emang kamar rahasia kita masih ada gitu? Bukannya udah dijual ke pihak asing!?!"
"Ya masih ada lah! Nggak semuanya kaleeee!"
Dumbledore dan Snape sedikit berdebat, tapi akhirnya hipotesis dari Dumbledore yang dipakai. Snape lari mencari Gajous, Dumbledore terbang menyelamatkan Harry Potter dari kecelakaan penerbangannya sendiri. Ia ingin membawa Harry ke rumah sakit, tapi urung. Dumbledore teringat kalau dia pernah mendapat kasus disaat mengklaim rumah sakit terdekat itu. Dumbledore pun lalu menggendong Harry Potter di atas bahunya, ia sudah tidak percaya lagi dengan kemanan dalam sekolahnya sendiri. "Banyak teroris, gila bener dah!"
Sementara Dumbledore sibuk mengurus Harry Potter, sudah sampai sejauh mana Gajous Trantanz lari? Ah! Lagi-lagi profesor Snape terlambat! Ternyata sang penjahat itu memang sudah lama sampai di kamar rahasia, dan ke-gape oleh Ron dan Hermione! Mereka sempat beradu sihir, uji mantra, sampai adu debat kusir bak hak interpelasi!Tidak lama Gajous pun tertangkap, maklum... sebelumnya ia hanya ditugaskan oleh Lord Voldemort untuk berbuat kejahatan didunia administrasi saja. Ron dan Hermione bertanya untuk apa ia masuk kesini, dan Gajous menjawab dengan mengacungkan sebuah buku yang ia peluk di dadanya ( wah ternyata buku itu berisi pencitraan dari Lord Voldemort untuk dimasukkan secara diam-diam di kurikulum!). Lalu, apakah Gajous memang dikirim jauh-jauh cuma untuk melakukan tugas kejahatan akademik saja? Tidak! Setelah Snape datang, ia memaksa Gajous untuk membuka mulut! Dengan proses interogasi darurat dan todongan tongkat sihir di depan matanya, Gajous takut! Ia Mengaku telah menyeludupkan sesuatu yang lain pada area dapur sekolah Hogwarts!
Fakta penyeludupan Gajous kembali membuat kaget! Ron dan Hermione akhirnya pergi dengan cepat menuju dapur, meninggalkan Snape dengan sang penjahat tersebut. Mereka membongkar apa saja yang mencurigakan disana, mulai dari peti es ikan dan bakso (kalau-kalau ada yang mengandung formalin), bungkusan harum manis (siapa tahu dimasukin pengawet dari bahan cat), sampai kardus-kardus mie (jangan-jangan ada kadar bahan kimia yang tidak bisa diolerir). Semua telah diperiksa, hasilnya negatif. Tapi Ron dan Hermione tidak berputus asa secepat itu. Ia teringat kalau harry Potter sering meminum susu akhir-akhir ini!
"Ron, coba deh elo bikin susu dari produk kemasan itu! Ntar gua yang mantrain!"
Hermione berteriak. Ia sangat yakin kalau susu kemasan yang ada disana-lah yang membuat kekacauan pada sahabatnya itu. Awalnya Ron tidak mau, tapi setelah dipaksa... Ron luluh juga. Ia membuat susu, dan Hermione memberi mantra, lalu apa yang mereka temukan!?!
"Bussyeeeet! Ini kan susu formula berbakteri!!! Jadi ini yang sering diminum mas Potter!?!"
Mereka berdua berteriak kaget. Bagaimana tidak? Siapa yang akan menyangka kalau di kandungan susu yang biasa mereka minum harus ada sesuatu yang merugikan didalamnya? Fakta ini lalu disampaikan kepada prof. Dumbledore, tapi Snape si ahli ramuan malah bingung dan membantah.
"Nggak mungkin! Gua udah periksa, dan susu ini sama sekali nggak mengandung bakteri kalau dipanaskan lewat dari 100 derajat celcius!"
"Yaaa kali-kali aja kita kecolongan, Gan! Emang gua yang salah, selama ini pengawasan makanan dan minuman nggak pernah ketat di sekolah ini!"
Dumbledore pun sama yakinnya dengan Ron dan Hermione. Snape juga dipaksa untuk ikut yakin, pasalnya susu tersebut memang telah dimanipulasi oleh Gajous Trantanz dan ditujukan khusus kepada Harry Potter. Mereka memang terkejut, tapi akhirnya lega. Karena kejadian ini berhasil diketahui secara cepat, dan ditangani oleh para pakar yang tepat, bersama dengan kepala sekolah yang jujur, adil, dan tegas! Akhirnya Harry Potter pun selamat, Gajous Trantanz dipenjara lagi, kemudian kepala penjara Azkaban dipecat dari posisinya.
Lalu apakah setelah kejadian ini Harry Potter benar-benar bisa ceria kembali seperti sedia kala? Ah tidak! Susu formula dalam kemasan yang berbakteri itu memang telah membuatnya lemah, tapi bukan penyebab dari semua yang terjadi. Setelah Harry Potter siuman, ia akhirnya mengakui sebuah rahasia yang lain kepada teman-teman dan para guru disana, mengapa ia harus murung seperti itu.
"Waduh, thanks banget semuanya ya... kalo soal kenapa gue murung... penyebabnya bukan susu yang sering gue minum! Satu-satunya penyebab kenapa gue jadi depresi adalah... kok bisa ya, film Holywood jadi nunggak bayar pajak distribusi!!!"
Jiaaaaaaah, jadi kembali ke persoalan pertama deh... parah!
Harry Potter and the Bacteria-formula MIlk
The End